screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
16 Jun 2022 - Screw Compressor | By admin

Piston Kompresor : Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Anda pernah mendengar istilah reciprocating compressor alias piston kompresor? Ya, kompresor piston ini memang menjadi salah satu kebutuhan pada mesin yang banyak dicari dengan berbagai keunggulan dan fungsinya. Lantas, seperti apakah jenis dan fungsi dari kompresor jenis ini?

Pengertian Kompresor Piston

Reciprocating compressor alias kompresor langkah bolak-balik merupakan satu tipe kompresor sederhana yang hanya terdiri dari sebuah silinder dan piston yang bergerak maju dan mundur di bagian dalamnya. Kompresor ini seperti pada mesin otomobil di mana batang dan poros engkol menjadi bagian yang penting dari mekanisme kerjanya.

piston kompresor buatan renner

 

(sumber : directindustry.com)

Sesuai namanya, kompresor ini menggunakan sistem torak (piston) yang bergerak dalam silinder dengan tujuan untuk mengompres udara. Terdapat dua buah port dalam tabung silindernya, yakni port inlet (suction) dan port outlet (discharge).

Ketika piston berada di atas atau dekat port inlet serta outlet bergerak ke atas, maka udara pada port inlet ini akan masuk dan memenuhi silinder. Begitu pula sebaliknya, jika piston bergerak naik maka udara pada tabung silinder akan dipompa dan terkompres keluar melalui port outlet.

Baca Juga : Pilihan Screw Compressor di Indonesia

Cara Kerja dari Kompresor Piston

Seperti yang disampaikan sebelumnya, kompresor piston ini seperti halnya yang ada pada mesin otomobil. Kurang lebih jika dideskripsikan lebih lanjut, berikut prinsip ataupun cara kerja dari kompresor piston ini.

Pada prinsipnya, sebuah motor listrik akan memutar rotor yang ada di ujung poros engkol. Poros engkol yang berputar bersama dengan rotor melalui batang penghubung ini akan menggerakkan piston secara maju mundur.

Saat piston bergerak mundur, uap refrigeran ditarik dari evaporator ke dalam silinder kompresor. Katup bekerja pada kepala silinder dan bertindak sebagai katup kontrol. Katup ini memungkinkan uap refrigeran masuk ke silinder, tetapi mencegah uap menutup dan mengeluarkannya dari silinder.

Sewaktu piston mencapai titik gerakan, silinder terisi penuh dengan uap dari alat penguap dan piston mulai bergerak maju, mendorong keluar uap yang terperangkap. Saat memasuki alat penguap inilah, katup tertutup dan uap tidak dapat kembali ke alat penguap. 

Akan tetapi, kepala silinder memiliki katup getaran terpisah, yang diatur untuk memungkinkan uap keluar dari silinder kompresor. Semua uap yang dikeluarkan dari katup dikirim melalui pipa ke kondensor. 

Seperti katup masuk, katup buang adalah pintu satu arah ke kompresor, tetapi mencegah uap masuk kembali ke silinder. Ketika akhir gerak maju tercapai, piston akan mengulangi siklus penarikan uap dari evaporator.

Kalau bicara mengenai kendala pada kompresor jenis ini mungkin bisa dibilang jarang terjadi, tetapi kesalahan terjadi di bagian lain dari sistem. Mesin berada di atas kompresor dan beroperasi pada posisi vertikal sedangkan kompresor pada posisi horizontal. 

Desain kompresor motor dikatakan memungkinkan kompresor beroperasi dalam oli, sehingga menyederhanakan masalah pelumasan. Saat terjadinya reciprocating inilah, kompresor kemudian berada pada tekanan yang lebih rendah. 

Seperti halnya pada pembuatan mobil, semuanya memiliki prinsip operasi dasar yang sama, tetapi seperti unit kompresor piston, detailnya sangat berbeda. Sebagai contoh, selain ukuran dan jumlah silinder yang terbatas, kompresor yang biasa digunakan umumnya berjenis 2 atau 4 tak.

Jenis Kompresor Piston

Kompresor piston mempunyai empat jenis konfigurasi, yakni konfigurasi horizontal, vertikal, horizontal balanced-oppoced, dan tandem (bergandengan). Masing-masing pengaturan konfigurasi ini pada dasarnya dapat dipakai sesuai dengan kebutuhan volume udara. Berdasarkan cara kerjanya, kompresor piston ini dibedakan menjadi dua jenis, yakni:

1. Kompresor piston sistem kerja tunggal

Merupakan jenis sistem kerja kompresor piston yang paling sering ditemukan di pasaran. Adapun penggunaan dari kompresor jenis ini banyak dilakukan pada berbagai bidang kerja dengan tekanan udara yang kecil. Contohnya seperti bengkel ataupun pemeliharaan dan perbaikan industri.

Cara kerja dari kompresor piston dengan sistem kerja tunggal ini berkaitan dengan perpindahan piston itu sendiri di mana piston ini didorong poros engkol (crankshaft) yang digunakan untuk membuat udara/gas menjadi mampat. Udara inilah yang akan masuk ke dalam silinder kompresi pada saat piston bergerak di posisi awal dan akan keluar ketika piston bergerak di posisi akhirnya.

2. Kompresor piston sistem kerja ganda

Jika kompresor dengan sistem kerja tunggal banyak digunakan pada beberapa industri yang skalanya lebih kecil, berbeda dengan kompresor piston dengan sistem kerja ganda. Kompresor jenis ini biasanya banyak digunakan pada beberapa industri berskala besar, contohnya seperti industri kereta api.

Cara kerja kompresor piston sistem ganda ini sejatinya tidak jauh berbeda dengan sistem kerja tunggal. Yang membedakannya hanya adanya port inlet dan outlet di kedua sisi. Hal inilah akan membuat kinerja kompresor tersebut meningkat dan udara yang dihasilkan juga akan memiliki tekanan yang lebih tinggi.

Satu hal yang cukup menarik dari kompresor piston ini yakni adanya konfigurasi pada jumlah silinder yang biasanya terdiri dari satu sampai dengan empat silinder. Semakin tinggi kebutuhan pengantaran udara dan tekanan yang dibutuhkan, maka semakin tinggi jumlah silinder yang akan digunakan.

Baca Juga : Cara Kerja Kompresor beserta Komponennya

Fungsi Kompresor Piston

Bisa dibilang, kompresor piston adalah kompresor udara yang paling populer di pasaran, namun termasuk yang paling murah dan ekonomis. Hal ini tentu sangat berbeda jika dibandingkan dengan anggapan di mana kompresor piston merupakan peralatan yang berisik.

piston kompresor

(sumber : plantautomation-technology.com)

Teknologi ini akan membuat produktivitas industri menjadi lebih meningkat karena adanya kisaran daya hingga 1,5kW untuk menggerakkan sabuk guna membantu peningkatan produktivitas industri kecil hingga besar. Kompresor udara piston ini banyak digunakan dalam berbagai industri seperti besi cor, bengkel, hingga beberapa kebutuhan seperti laboratorium dan operasi kecil.

Segala fungsi yang dimiliki oleh kompresor piston ini tentu tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang dimilikinya. Adapun keunggulan yang dimaksud di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Teknologi yang lebih murah

Hal ini karena pada dasarnya, kompresor piston merupakan kompresor yang paling sederhana. Teknologi yang sederhana dengan pengembangan yang tidak terlalu pesat menjadikan biaya produksi menjadi rendah. Dengan begitu, teknologi ini dipandang menjadi sebuah teknologi dengan harga yang lebih ekonomis.

2. Mudah dalam perbaikan

Meskipun tergolong murah, namun sejatinya, pemeliharaan kompresor jenis ini akan lebih ekonomis. Teknologi yang terbilang sederhana tentu membuatnya mudah dipelajari. Kalau alat kompresor ini rusak, perbaikannya tidak sesulit teknologi kompresor lainnya.

3. Suku cadang yang mudah didapat

Karena kompresor piston ini tergolong sederhana, namun ternyata kompresor ini memiliki alternatif pembelian yang sangat mudah dilakukan. Suku cadang yang dimiliki lengkap di berbagai toko dan bengkel kompresor, bahkan dapat ditemukan di berbagai toko online sekalipun.

Itulah beberapa hal terkait piston kompresor yang perlu Anda ketahui. Pembicaraan mengenai mesin memang seakan tidak ada habisnya, namun dengan memahaminya tentu Anda akan menuai banyak manfaat.

Untuk Anda yang sedang mencari kompresor piston, Anda dapat menghubungi PT Intidaya Dinamika Sejati. Kami adalah salah satu distributor produk terbaik dari Renner Kompressoren, produk buatan Jerman yang sudah mendunia dan memiliki pengalaman yang tinggi.

Ada banyak tipe kompresor yang bisa Anda dapatkan, karena Renner memiliki banyak tipe yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Anda dapat berkonsultasi dengan sales Kami atau Anda dapat mendatangi langsung kantor kami yang berada di 4 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya dan Jember.

Kami memiliki Bengkel Sejati untuk layanan reparasi berbagai mesin yang dijual oleh PT Intidaya Dinamika Sejati. Diisi oleh tenaga ahli yang berpengalaman sehingga Anda tidak perlu ragu mendapatkan layanan after sales dari Kami. Di bengkel itu juga Kami menerima segala kerusakan pada mesin Anda. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat menghubungi Kami.

Kami juga memiliki rental kompressor yang ada di sejatiair.co.id . Anda dapat mengunjungi website tersebut untuk mendapatkan info lengkap mengenai penyewaan kompressor dan air system. Kami siap melayani hingga instalasi sistem on site ditempat Anda.

Demikian informasi dari Kami, semoga bermanfaat.

kustomer kami

Klien Hingga Saat Ini

------
screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
------ FAQ ------
Bagaimana Sejarah Renner Kompressoren? screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
Perbedaan Screw Compressor dan Piston Compressor? screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
Bagaimana biaya perawatan screw compressor? screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
Perbedaan Oil Free dan Oil Inject? screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
Kontak Telepon

Hubungi Kami

------
Kompresor sering kita lihat di pinggir jalan, biasanya yang digunakan bengkel kendaraan motor atau mobil dimana mereka membutuhkan kompresor tersebut untuk mengisi angin ban atau penggunaan alat-alat yang membutuhkan udara dengan tekanan tinggi. Namun kompresor tersebut berjenis piston compressor. Ada compressor yang lebih dapat diandalkan yaitu screw compressor.

Cara kerja screw compressor ini adalah membuat fluida (udara atau gas) bertekanan dari udara normal. Secara sederhana, kompresor ini akan menghisap udara normal yang ada diluar kemudian dipadatkan menjadi udara bertekanan tinggi yang dapat dimanfaatkan sistem. Bukan hanya bengkel kendaraan saja yang membutuhkan udara ini, melainkan industri besar tentu membutuhkan udara bertekanan untuk membantu proses-proses penting. Jika bengkel mungkin menggunakan kompresor jenis piston atau piston compressor, maka di industri besar membutuhkan kompresor yang dapat diandalkan dalam jangka waktu yang lama yaitu jenis screw compressor atau kompresor sekrup.

Industri yang membutuhkan udara bertekanan hasil kompresi dari sebuah screw compressor sangat beragam. Industri tersebut seperti pembuatan keramik yang digunakan pada proses pelapisan gelas keramik. Kemudian di mesin pembangkit listrik untuk mengendalikan fungsi otomatis ketel uap. Selain itu juga di industri makanan dan minuman, biasanya digunakan pada proses penutupan kemasan yang menggunakan media botol. Ada banyak industri lainnya seperti industri kimia, industri rokok, industri tekstil, industri alat musik.

Screw compressor punya dua pilihan yaitu single screw dan double screw. Keduanya sama-sama menggunakan rotary screw namun cara kerjanya saja yang berbeda. Untuk jenis single screw compressor menggunakan satu rotor dan 2 gasterotor/star wheels. Udara yang masuk lalu mengisi bagian alur atas dan bawah sekrup utama. Proses kompresi terjadi secara bersamaan karena punya dua gaterotors sehingga membuat single screw compressor ini punya air delivery yang lebih besar dibanding dengan double screw compressor.

Lalu untuk double screw compressor menggunakan dua rotor (helical screw) untuk mengkompresi udara. Dua rotor tersebut memiliki bentuk berbeda namun sesuai satu sama lain. Udara yang masuk akan terhisap masuk dan terjebak di sisi rotor, karena terus berputar, maka udara akan menuju ujung rotor.

Double screw compressor memiliki dua tipe yaitu double screw compressor oil free dan double screw compressor oil-inject. Perbedaannya terletak pada penggunaan pelumas atau oli pada pengkompresian didalam ruang. Pada jenis oil free terjadi dua tahap karena ruang sempit antara kedua rotor yang berfungsi untuk membuat udara yang tidak terlalu panas. Sedangkan oil inject menggunakan pelumas yang berfungsi melumasi rotor agar tidak mudah memuai dan juga sebagai pendingin udara yang dikompresi. Pemisahan antara oli dengan udara terjadi di separator tank. Sehingga mungkin masih ada sedikit oli yang mengikuti udara hasil kompresi.

Untuk mendapatkan screw compressor, Anda dapat menemukannya di PT Intidaya Dinamika Sejati. Kami menjual screw compressor dengan menjadi official distributor Renner Kompressorren di Indonesia. Renner merupakan perusahaan yang memproduksi compressor terbaik dan sudah menjangkau ke berbagai belahan dunia. Perusahaan ini sudah berdiri sejak 1994 yang berlokasi di Jerman. Kemudian pada tahun 2006 sudah memiliki sertifikasi DIN EN ISO 9001. Jika Anda tertarik untuk mencari alternatif dari kompressor fusheng, hitachi, ingersollrand, kaeser, sullair, elgi, atlas copco atau merk lainnya, maka pilihannya ada pada Renner compressor.

Anda tak perlu ragu mengenai jaminan mesin ini, karena Kami juga memiliki bengkel untuk memperbaiki segala kerusakan yang terjadi. Kami memiliki Bengkel Sejati yang berlokasi di Jember. Sehingga untuk segala kerusakan hingga fasilitas trade-in Anda bisa menghubungi sales representatif kami.
screw compressor Renner Kompressoren Indonesia
Jakarta
---o---
Jl. Pangeran Jayakarta,
Blok 123 No 41 Sawah Besar,
Jakarta - Indonesia
Telp. +62 21 6008054
Fax. +62 21 6490902
Mobile. +62 81 2378 55591
Surabaya
---o---
Jl. Walikota Mustajab 59A,
Surabaya - Indonesia
Telp. +62-31-5450149
Fax. +62-31-5471721
Mobile. +62 81 2378 55591
SEMARANG
---o---
Jl. Kepodang Selatan 1,
Perum Puskopkar A23-25,
Semarang - Indonesia
Telp. +62 24-50229111
Mobile. +62 81 2378 55591
Jember
---o---
Jl. Moch Tamrin KM1
Jember - Indonesia
Telp. +62 331-488505
Legal Mention  |  Privacy Policy  |  screw compressor @2022 - created by KIBO CREATIVE